10 Tips Cara Bercukur yang Aman dan Benar Sehingga Terbebas dari Iritasi Kulit Pada Pria

0

cover

Pria seringkali merasakan sakit saat atau setelah mencukur. Teknik bercukur yang benar, produk berkualitas, dan melakukan perawatan kulit pasca cukur dapat menghindari kamu dari gatal dan sakit atau bahkan mengurangi luka, benjolan, dan iritasi dari terkena pisau cukur. Untuk menjaga kulit tetap sehat setelah bercukur, maka sebaiknya kamu menggunakan facial wash dan pelembab yang tepat.

baca juga :

Menggunakan facial wash ini biasanya disarankan untuk dipakai pada pagi dan malam hari. Namun untuk mendapatkan hasil cukuran yang baik dan terhindar dari luka atau gatal setelah bercukur tak hanya itu aja bro. Kali ini tim Futureloka akan memberikan 10 Tips Cara Bercukur yang Aman dan Benar Sehingga Terbebas dari Iritasi Kulit. Yuk disimak.

1. Pastikan Bahwa Janggut atau Kumis yang Akan Dicukur Benar – Benar Basah

Salah satu kunci agar kulit tidak terkena iritasi adalah dengan membasahi janggut atau kumis yang akan anda cukur. Rambut, janggut, kumis yang basah akan mampu menyerap kelembaban hingga 30% dari biasanya. Mandi sebelum bercukur juga salah satu cara yang ideal untuk memastikan bahwa janggut atau kumis yang ingin dicukur benar – benar basah. Akan tetapi jika kondisi tidak memungkinkan untuk mandi, maka cukup bilas wajah anda dengan handuk yang terendam air hangat selama beberapa menit.

Hal ini juga biasa digunakan oleh para tukung cukur pada umumnya. Hal paling penting adalah jangan menggunakan krim cukur pada saat keadaan wajah anda dalam keadaan kering, karena hal tersebut akan membuat kuliit mengalami iritasi dan luka.

2. Gunakan Gel atau Krim Cukur Berkualitas

Gunakan krim cukur yang berkualaitas yang mengandung Blue Phyto Complex tinggi. Krim cukur yang bagus akan menghasilkan busa krim yang lembut. Kemudian diamkan krim cukur tersebut setidaknya satu menit sebelum mencukur, sehingga dapat dipastikan bahwa janggut atau kumis anda sudah basah karena busa tadi.

Jangan dipikir bahwa semakib banyak busa yang dihasilkan maka akan semakin bagus produk tersebut. Hal yang benar adalah semakin sedikit busa yang dihasilkan maka akan semakin bagus krim cukur tersebut. Fungsi utama krim cukur ini sebenarnya hanya untuk melumasi wajah dan daerah yang akan dicukur sehingga pisau cukur dapat mencukur secara mulus dipermukaan kulit anda.

3. Gunakan Sikat Cukur yang Bersih

Salah satu alat penting yang digunakan saat bercukur adalah sikat cukur. Sikat cukur memiliki dua fungsi saat digunakan untuk mencukur. Pertama, membantu rambut janggut, atau kumis terangkat lebih tinggi sehingga memudahkan pencukuran rambut yang menempel pada kulit.

Kedua, sikat cukur juga membantu untuk memperbanya bisa krim agar lebih melekat ke kulit wajah. Sikat cukur yang bersih dapat membantu mengangkat sel kulit mati sehingga bisa mengurangi iritasi, dan luka akibat terkena pisau cukur. Oleh karena itu maka sebaiknya anda menggunakan sikat cukur yang bersih dan lembut.

4. Aplikasikan Gel atu Krim Cukur Secara Melingkar

Menggunakan gel atau krim cukur tidak bisa sembarangan, ada teknik yang perlu diperhatikan agar ketika kita mencukur dapat terhindar dari luka. Penggunaan krim secara melingkar pada bagian yang ingin dicukur berguna untuk membantu janggut atau kumis terangkat, sehingga tidak ada bagian yang mempel pada kulit.

5. Gunakan Alat Cukur Berkualitas dan Perhatikan Pisau Cukurnya

Selalu gunakan silet atau pisau cukur yang berkualitas dan tajam pada saat mencukur. Karena ketika mencukur, kita tidak hanya memotong rambut saja tetapi juga akan menggores bagian terluar dari permukaan kulit. Menggunakan silet atau pisau cukur yang tumpul akan berakibat iritasi dan gatal, dan menyebabkan jerawat tumbuh pada wajah anda.

Perhatikan selalu pisau cukur, anda bisa menggantinya hingga tiga atau lima kali tergantung pada seberapa sering anda mencukur. Jika anda mencukur setiap hari maka usahakan mengganti pisau dengan jangka waktu lima hari sekali, tetapi jika memang sudah dirasa tumpul anda bisa langsung menggantinya tanpa harus menunggu selang lima hari.

Pada saat mencukur, biasakan bilas pisau cukur setiap beberapa kali gesekan dengan rendam di air hangat, hal ini dilakukan untuk menghilangkan krim cukur dan sel – sel kulit yang ikut terkelupas bersama janggut atau kumis. Penggunaan air panas berfungsi agar ketika digunakan kembali tetap nyaman dikulit.

6. Gunakan Pisau Cukur Dengan Benar

Pisau cukur yang tajam berfungsi agar kita tidak terlalu mengeluarkan tenaga yang banyak ketika menggunakannya, hal tersebut juga akan mengurangi resiko luka dan iritasi kulit akibat mencukur pada bagian tertentu dengan berulang – ulang.

7. Cukur Rambut, Janggut, dan Kumis Dengan Searah

Pastikan ketika mencukur, kita sudah mengetahui teknik yang baik. Idealnya mencukur yang tepat harus searah dengan tumbuhnya rambut, kumis, atau janggut. Mulailah dari sisi kumis kemudian kearah dagu. Janggut di dagu merupakan daerah yang biasanya sulit untuk dicukur, oleh karena itu agar rambut pada bagian dagu menjadi lunak harus diberi krim cukur lebih banyak dan tunggu lebih lama.

Ada dua hal yang akan disebabkan jika mencukur dengan melawan arah tumbuh rambut. Pertama, dapat meningkatkan jumlah aliran darah di permukaan kulit. Kedua, memiliki resiko tinggi sehingga rambut tidak tumbuh di pori pori, melainkan tumbuh kedalam permukaan kulit, kedalam jaringan sekitarnya sehingga menimbulkan peradangan dan bahkan mungkin infeksi.

8. Bersihkan dan Lembabkan Kulit Setelah Bercukur

Sesaat setelah bercukur adalah dimana kondisi kulit menjadi rentan. Mulai bilas wajah dengan air hangat, dan gunakan facial wash untuk membantu membersihkan dan melindungi kulit  dari bintik dan ruam akibat bercukur. Jangan lupa juga gunakan toner untuk menyegarkan dan melembabkan wajah serat mengurangi iritasi setelah bercukur.

9. Bilas Area yang Dicukur Dengan Air Dingin

Setelah menggunakan facial wash dan toner, bilaslah wajah terutama bagian yang habis dicukur dengan air dingin, dan tepuk – tepuk dengan handuk bersih untuk mengeringkannya,

10. Gunakan Krim atau Lotion Setelah Dibilas

Mencukur dapat mengelupas hingga dia lapisan di permukaan kulit. Hal inilah yang menyebabkan mengapa kita harus menggunakan pelembab yang berkualitas setelah bercukur. Menggunakan gel atau krim cukur dan pelembab setelah bercukur merupakan cara yang ideal untuk menggantikan kelembaban yang hilang dan menenangkan kulit.

baca juga :

Bercukur memang sangat perlu bagi pria, namun banyak hal yang harus diperhatikan untuk mencukur, mulai dari persiapan, teknik yang baik, hingga perawatan setelahnya. Oleh karena itu Tim Futureloka memberikan 10 Tips Cara Bercukur yang Aman dan Benar Sehingga Terbebas dari Iritasi Kulit Pada Pria. Semoga artikel ini bisa bermanfaat, dan jangan lupa baca juga artikel menarik lainnya yang ada di Futureloka.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here