Musim ini merupakan salah satu musim terburuk bagi Juventus. Performa mereka inkonsisten sehingga harus susah payah menembus empat besar di akhir musim. Hal ini membuat posisi Andrea Pirlo terancam dicopot dari jabatannya sebagai manajer.

Beruntung, Napoli meraih hasil imbang di pekan terakhir Serie A. Kekalahan yang diderita Napoli membuat Juventus naik ke posisi keempat di klasemen akhir musim ini. Dengan demikian, mereka dipastikan masih akan berlaga di Liga Champions musim depan.

Kendati demikian, jika melihat inkonsistensi Juventus di musim ini nampaknya akan sulit bagi mereka untuk tampil lebih baik di musim depan, terutama di pentas Eropa. Rumah taruhan judi bola online BettingTop10 pun memprediksi Si Nyonya Tua akan kembali mengalami kesulitan di musim depan.

Oleh sebab itu, desakan untuk memecat Andrea Pirlo masih terus bergulir dari berbagai pihak. Mantan bintang Timnas Italia itu dinilai masih terlalu muda untuk menangani tim sekelas Bianconeri. Salah satu alasannya adalah performa minor Cristiano Ronaldo cs di musim 2020/21 ini. Bahkan, mereka gagal mempertahankan gelar scudetto yang jatuh ke tangan Inter Milan.

Apabila Andrea Pirlo benar-benar dipecat di akhir musim ini, berikut beberapa nama pelatih yang bisa menggantikan posisinya di Juventus.

Zinedine Zidane

Pelatih berkebangsaan Prancis ini saat ini masih berstatus sebagai pelatih Real Madrid. Namun, kontrak pria berusia 48 tahun itu akan berakhir di tahun 2022 mendatang. Meski masih menyisakan satu tahun lagi, masa depan Zidane bersama Los Blancos tengah dipertanyakan.

Pertama, ia beberapa kali mengindikasikan bahwa dirinya akan meninggalkan Real Madrid di akhir musim ini. Kedua, ia gagal mempersembahkan satu pun trofi di musim 2020/21 ini sehingga berpotensi dipecat.

Zidane sejatinya punya reputasi yang sangat bagus sebagai pelatih. Ia berhasil mengantarkan Real Madrid menjuarai dua gelar La Liga dan tiga Liga Champions. Di samping itu, Zidane juga merupakan mantan pemain Juventus sehingga mungkin akan sangat cocok untuk klub asal Turin tersebut.

Gennaro Gattuso

Mantan pemain AC Milan ini masih berstatus sebagai pelatih Napoli. Ia telah berada di klub asal Naples tersebut sejak 11 Desember 2019 menggantikan Carlo Ancelotti. Sejak menjabat, Gennaro Gattuso sukses mengantarkan Napoli menjuarai gelar Coppa Italia musim 2019/20 lalu. Itu merupakan trofi pertama klub sejak tahun 2014 silam.

Kontrak Gennaro Gattuso bersama Napoli akan berakhir pada 30 Juni 2021 nanti. Namun, kubu Napoli dikabarkan tidak akan memperpanjang kontrak pelatih berusia 43 tahun tersebut. Gattuso bisa menjadi opsi bagi Juventus untuk menggantikan Andrea Pirlo.

Massimiliano Allegri

Saat ini Allegri sedang tidak terikat kontrak dengan klub manapun. Ia masih menganggur sejak dipecat Juventus pada tahun 2019 lalu. Allegri berpotensi kembali menangani Si Nyonya Tua untuk menggantikan Pirlo karena punya prestasi yang cukup apik.

Pelatih asal Italia itu sebelumnya menangani Juventus selama lima tahun. Ia sukses mempersembahkan 11 trofi dan lima di antaranya merupakan gelar scudetto Serie A. Hebatnya, lima gelar Serie A tersebut diraih Allegri dalam lima musim beruntun.

Gian Piero Gasperini

Gasperini mampu menyulap Atalanta menjadi tim yang bersaing di papan atas Serie A dalam dua musim terakhir. Bahkan, ia membuat La Dea menjadi salah satu tim yang paling ditakuti di Italia.

Pelatih berusia 63 tahun itu dikenal memiliki gaya bermain menyerang. Hal itu membuat Atalanta kerap menyajikan permainan agresif nan menghibur dan bahkan mencetak banyak gol di musim ini. Di musim 2020/21 ini, mereka tercatat sebagai tim tersubur di Serie A. Tidak hanya itu, Gasperini juga sukses membuat Atalanta berbicara lebih banyak di Liga Champions dalam dua musim terakhir.

Ernesto Valverde

Mantan pelatih Barcelona ini bisa menjadi opsi yang cukup bagus untuk Juventus. Ernesto Valverde punya prestasi yang cukup bagus ketika menangani Blaugrana. Ia mengantarkan Lionel Messi cs meraih dua gelar La Liga, satu Copa del Rey, dan satu Supercopa de Espana.

Namun, ia harus angkat kaki dari Camp Nou pada 13 Januari 2020 lalu. Sejak saat itu, Valverde masih belum kembali menangani sebuah tim. Sebelum melatih Barcelona, ia pun meraih sukses dengan tiga gelar juara Liga Yunani dan dua Piala Yunani. Ia juga mampu mengantarkan Athletic Bilbao menjuarai Supercopa de Espana.

 

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here