Berikan Kejutan Tidak Terduga! MORPH Juarai Dunia Games League 2020

0

Setelah melalui pertarungan delapan ronde yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 29 Februari hingga 1 Maret ini, tim esports kuda hitam Morph Team berhasil keluar menjadi juara di turnamen PUBG Mobile Dunia Games League 2020 yang dilangsungkan di Hall Basketball GBK, Jakarta.

Tim yang terbilang cukup baru di dunia esport tanah air ini berhasil menjadi juara setelah mengumpulkan total 136 poin dari delapan ronde yang berlangsung. Morph berhasil unggul 17 poin dari tim yang awalnya digadang-gadang sebagai juara, Bigetron RA yang hanya mampu mengumpulkan 119 total poin.

Kemenangan Morph memang sangat pantas mengingat penampilan apik tim ini sejak hari pertama babak Grand Final Dunia Games League 2020. Pada hari pertama tim yang diperkuat Jeixy, RensKy, NoMercy dan Zabrol ini memang tampil luar biasa dengan menyapu dua buah Winner Winner Chicken Dinner pada Ronde 1 dan 4. Pada dua ronde tersebut NoMercy tampil sebagai bintang dengan mengumpulkan tujuh kill pada tiap ronde.

Perjuangan yang mereka capai, mendapatkan poin akhir berjumlah 136 dari hasil total 56 kill dan 80 placement point. Sedangkan pesaing terberat dari Morph Team, Bigetron RA menduduki peringkat kedua dengan raihan 119 hasil total 56 kill dan 63 placement point.

Pada peringkat ketiga ditempati oleh RRQ Ryu, mereka awalnya peringkat empat di klasemen sementara. Berhasil menyalip Aura Esports pada pertarungan di ronde akhir, dengan poin tipis 107 untuk RRQ Ryu dan Aura Esports dengan poin 104.

Berikut nama tim yang meraih Winner Winner Chicken Dinner :

Ronde pertama, map Erangel : Morph Team
Ronde kedua, map Sanhok : Tim Cylo
Ronde ketiga, map Miramar : Aura Esports
Ronde keempat, map Erangel : Morph Team
Ronde kelima, map Erangel : Morph Team
Ronde keenam, map Vikendi : Victim Esports
Ronde ketujuh, map Miramar : Bigetron RA
Ronde kedelapan, map Erangel : The Pillars Slayer

Walaupun sukses keluar menjadi juara dan mengalahkan Bigetron RA yang notabene Juara Dunia PUBG Mobile lewat PMCO tahun lalu, Morph tidak mau jumawa. “Ya, senang bisa mengalahkan juara dunia, karena mereka juga tampil ‘keras’ hingga ronde terakhir. Kami respek sama mereka,” ujar RensKy yang diwawancarai usai prosesi pengangkatan piala.

RensKy merasa kemenangan timnya tidak lepas dari faktor keberuntungan yang berperan penting dalam game ini. “Selain faktor skill, ada faktor luck juga kan seperti (penentuan) zona,” tambah RensKy yang menyebutkan keberuntungan timnya sudah habis di ronde terakhir karena akhirnya harus gugur karena faktor zona yang kurang menguntungkan.

Kemenangan di Dunia Game League merupakan langkah awal dari tim yang dibesut Reza “Arap” Oktovian ini di dunia esports PUBG Mobile. Tim ini tidak mau berpuas diri dan siap menatap panggung internasional di ajang PMPL 2020 yang akan mempertemukan tim-tim PUBG Mobile terbaik di dunia.

“Tim kami masih perlu banyak belajar, masih kurang. Apalagi kalau zonanya di bagian bawah peta seperti ronde terakhir tadi,” tutup RensKy.

Kita nantikan saja kejutan apa lagi yang akan dihadirkan oleh Morph Team kedepannya, mudah-mudahan kita bisa menyaksikan tim ini membela nama Indonesia di berbagai turnamen internasional PUBG Mobile.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here