Aplikasi Facebook Hadirkan Mode AR atau Augmented Reality Secara Lebih Menyenangkan

0

Facebook Messenger

Jejaring sosial membuka paltform AR studio nya secara lebih luas untuk mencoba mendapatkan konten realitas yang lebih besar ke Facebook.

AR atau Augmented Reality atau kadang disebut dengan realitas tambahan merupakan teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata.

Facebook mengambil langkah besar untuk membawa realitas yang lebih meningkat ke layanannya.

Untuk realitas yang belum diinisiasi, ditambah AR memungkinkan orang melapiskan grafis virtual di atas gambar dunai nyata. Ini yang memberi kamu sebuah kacamata hitam atau telinga anjing di snapchat dan instagram.

The Sosial Network pada hari Selasa berkata bahwa pihaknya membawa fitur baru yang disebut dengan World Effects ke aplikasi chat Messenger-nya. Fitur ini memungkinkan kamu menambahkan objek 3D yang dapat berinteraksi dengan gambar dan video kamu seperti meletakan hati di atas kepala seseorang atau menambahkan robot yang memutar musik ke gambar.

Facebook ingin membuat Messenger menjadi aplikasi yang menyenangkan dan tidak hanya fokus pada komunikasi. Para pengguna Facebook Messenger bisa menggunakan fitur World Effects untuk menempatkan objeck di bingkai kamera dan mengambil beberapa foto menarik.

Facebook AR

“Teknologi kamera berbasis AR akan mengubah cara pemakaian smartphone. Pengembang dapat menciptkan topneg animasi 3D dengan pelacakan wajah, integrasi data, menerjemahkan 3D, dukungan kamera depan dan belakang, termasuk membaca gerakan perangkat,” katanya seperti di kutip Ubergizmo.

Selain teknologi AR, Facebook mengembangkan kecedasan buatan (AI) untuk meningkatkan peengalaman layanannya seperti Messenger, Instagram, Whatsapp. Facebook juga akan membuka sebua AR studio untuk mengembangkan fitur AR.

“Kami menginginkan seniman, pengembang, merek dan lebih banyak pembuat konten untuk dapat membangun dan berbagi pengalaman AR yang menajubkan,” ungkap Ficus Kirkpastrick (Direktur Facebook).

Facebook juga mengatakan bahwa pihaknya mengembangkan platform A4 studio yang pertama kali diumumkan pada bulan April saat konferensi pengmbang F8 Facebook, kepada khalayak umum.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here