Kebijakan Baru, Google Larang Iklan Lewat Lock Screen Atau Kunci Layar

0

google

Siapa yang tidak mengenal perusahaan teknologi terbesar di abad 21? Inilah Google perusahaan multinasional milik Amerika Serikat yang secara khusus berfokus pada jasa dan produk internet. Produk-produk tersebut meliputi teknologi pencarian, komputasi web perangkat lunak dan periklanan online. Begitulah ringkasan pendek mengenai perusahaan Google.

Saat ini google sedang mengeluarkan beberapa kebijakan untuk melindungi pengguna Android. Salah satu kebijakan yang sedang diperbincangkan oleh para pengguna adalah mengenai iklan dalam screen lock. Iklan memang tidak dapat dihindarkan, karena iklan merupakan peluang besar bagi perusahaan atau aplikasi untuk menambah pendapatan. Semakin banyak iklan yang ditayangkan maka semakin banyak pemasukan. Namun hal itu ternyata banyak mengganggu berbagai pihak terutama para pengguna yang kesal dengan iklan yang terus-menerus muncul. Nah, kali ini Futureloka akan membahas mengenau Kebijakan Baru, Google Larang Iklan Lewat Lock Screen atau Kunci Layar.

Iklan berada dalam posisi yang signifikan dari aplikasi yang di unduh, di hampir setiap situs web dan memborbadir di media elektronik seperti televisi dan radio. Iklan bisa menjadi hal yang baik karena mereka memberi tahu sebuah produk atau penjelasan mengenai produk yang dijual. Namun, iklan bisa menjadi sangat mengganggu sehingga orang mengambil langkah untuk menyingkirkan iklan dengan cara memblokir iklan.

Kebanyakan orang akan merasa dapat menerima sebuah iklan saat ditampilkan pada sebuah aplikasi. Apa yang melintas di garis adalah saat aplikasi mulai menampilkan iklan di bilah pemberitahuan atau di layar kunci. Jika kamu masih mengingat beberapa tahun lalu Google pernah melarang iklan di bilah pemberitahuan dan sekarang melakukan hal yang sama untuk penayangan iklan pada layar kunci. Di bagian baru pada halaman monetenisasi, Google menjelaskan sebuah peraturan baru yang bernama “Lockscreen Monetization”, menyatakan: jika notifikasi yang ditampilkan tidak terikat langsung dengan aplikasi yang digunakan, sebuah aplikasi tidak boleh memonetisasi layar kunci atau lockscreen pada perangkat dengan tampilan iklan.

layar kunci google

Permasalahan terbesar disini adalah aplikasi layar kunci pihak ketiga masih dapat menampilkan iklan. Kecuali jika sebuah aplikasi dirancang khusus untuk mengganti layar kunci kamu, sebaiknya dilarang untuk menampilkan iklan di lockscreen.

Salah satu aplikasi profil paling tinggi untuk melakukannya adalah ES File Explorer. Tahun lalu iklan terebut menampilkan iklan “Charging Booster” dalam versi gratisnya, yang membuat pengguna kesal. Akhirnya menghapus iklan setelah adanya reaksi balasan dari para pengguna, namun aplikasi lain masih menggunakan iklan yang menipu. Beberapa iklan bahkan menerapkan sistem hadiah bagi penggunayang memasang aplikasi dengan sistem lockscreen ads. Jadi apabila pengguna ponsel mengklik iklan yang muncul di layar kunci ponselnya, mereka akan mendapatkan poin yang bisa dikumpulkan dan ditukarkan dengan hadiah, misalnya saja pulsa.

Nah itulah informasi mengenai kebijakan pemasangan iklan pada layar kunci. Google menyadari hal tersebut bahwa iklan juga menjadi salah satu media untuk meyebarkan gangguan dan serangan bagi keamanan. Mudah-mudahan kebijakan baru dari google dapat menyelesaikan persoalan tersebut.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here