Siapa yang tidak kenal dengan ASUS yang selalu menghadirkan inovasi terbarunya dan selalu menjadi pelopor. Beberapa waktu yang lalu ASUS menghadirkan seri laptop ZenBook terbaru yang diklaim menjadi laptop paling tipis di dunia mengalahkan saingan merk sebelah yang memiliki lambang apel tergigit. Tentunya bukan hanya paling tipis tetapi spesifikasinya juga sangat mumpuni.

ZenBook UX333FN merupakan salah satu varian ZenBook terbaru yang baru saja dirilis oleh ASUS di Indonesia. Secara ukuran, laptop ini merupakan varian paling kecil di antara dua saudaranya yaitu ZenBook UX433 dan 533 yang masing-masing memiliki ukuran layar 14 serta 15 inci.

Seperti pendahulunya, ZenBook UX333FN merupakan laptop premium yang menyasar pengguna on-the-go. Laptop ini dirancang khusus agar cukup powerful untuk menjalankan berbagai aplikasi penunjang pekerjaan sekaligus dapat digunakan sebagai pusat hiburan. Hal tersebut berkat dukungan hardware-nya dimana laptop ini sudah menggunakan prosesor Intel Core generasi ke-8 dan chip grafis NVIDIA GeForce.

Bezel Kecil dan Body yang Lebih Ringkas dari ZenBook UX333FN

Berbeda dengan smartphone, laptop merupakan perangkat yang secara umum dibagi dalam dua bagian yaitu bodi utama dan layar. Keduanya tentu saja memiliki dimensi dan bentuk yang identik sehingga ukuran layar sebuah laptop akan menentukan besar dimensinya. Namun ternyata ukuran layar bukan satu-satunya faktor yang menyebabkan sebuah laptop memiliki dimensi yang besar.

Bezel pada layar adalah salah satunya. Bezel merupakan bagian bingkai yang mengelilingi layar. Dimensi layar pada laptop ternyata tidak sama dengan ukuran layarnya. Dimensi layar pasti lebih besar dari ukuran layar sebenarnya karena terdapat bezel. Di berbagai laptop, bezel tampil cukup tebal bahkan bisa lebih dari 2cm.

Sejak tahun 2016, ASUS mulai mengembangkan sebuah teknologi bernama NanoEdge Display. Teknologi tersebut hadir untuk memangkas ukuran bezel pada layar laptop hingga hanya beberapa milimeter saja. Berkat NanoEdge Display, dimensi layar pun bisa dipangkas secara signifikan dan secara otomatis membuat dimensi bodi laptop semakin ringkas secara keseluruhan. Tidak percaya? Mari kita buktikan lewat ZenBook UX333FN.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ASUS bisa memangkas ukuran bodi ZenBook UX333FN berkat teknologi NanoEdge Display. Teknologi tersebut memungkinkan bezel pada layar laptop ini tampil sangat tipis, yaitu 2,8 milimeter pada bagian sisi, 5,9 milimeter di bagian atas, dan 3,3 milimeter di bagian bawah. Ya, bezel tipis tidak hanya dihadirkan di dua atau tiga sisi saja melainkan di keempat sisi laptop ini.

Bezel layar yang tipis membuat dimensi bodi laptop ini semakin ringkas. Ukuran panjang dan lebar laptop ini hanya 30,2 x 18,9 centimeter, tidak jauh dari kertas A4 yang memiliki ukuran 29,7 x 21 centimeter. Dibandingkan dengan pendahulunya yaitu ZenBook UX331 yang sama-sama menggunakan layar 13 inci, ZenBook UX333FN memiliki bodi 14 persen lebih ringkas.

Desain Elegan dengan Konsep Mewah ZenBook UX333FN

Selain NanoEdge Display, ASUS juga memiliki berbagai fitur serta teknologi eksklusif yang dihadirkan di ZenBook UX333FN kali ini salah satunya ada pada desain laptop ini secara keseluruhan. Selain tampil mewah dengan desain spun-metal finish yang khas, ZenBook UX333FN juga hadir dengan bodi yang cukup tipis namun sangat kokoh.

ZenBook UX333FN memiliki ketebalan bodi 16,9 milimeter atau kurang dari 2 centimeter. Dengan demikian, laptop ini masuk ke dalam kategori ultrabook. Meski bukan yang paling tipis, namun ZenBook UX333FN memiliki keunggulan lain yang ditawarkan. Salah satu keunggulan tersebut adalah bodi yang sangat kokoh dan sudah menerima sertifikasi Military Grade MIL STD-810G. Dengan demikian, Anda tidak perlu khawatir ketika membawa laptop ini bepergian terutama ketika disimpan di dalam tas bersama dengan benda lain karena bodinya sudah teruji.

Desain bodi yang digunakan di ZenBook UX333FN juga berbeda dengan laptop pada umumnya. ASUS menghadirkan fitur eksklusif ErgoLift Design di laptop ini. Fitur tersebut membuat bodi ZenBook UX333FN terangkat dan membentuk sudut 3 derajat saat digunakan. Desain unik ini memang tidak sembarangan dihadirkan dan memiliki tiga manfaat utama dalam penggunaan.

Manfaat pertama adalah pendinginan yang lebih baik. Karena bodinya terangkat saat digunakan, ZenBook UX333FN memiliki ruang ekstra di bagian bawah bodinya sehingga membuat sirkulasi udara lebih lancar. Pada akhirnya, pendinginan akan menjadi lebih baik dan komponen di dalam laptop ini dapat bekerja lebih optimal.

Konektivitas yang Lengkap dan Tidak Merepotkan

Target utama pengguna ZenBook UX333FN adalah para profesional yang bekerja secara mobile dan membutuhkan laptop cukup powerful namun sangat portabel. Di samping itu, mereka juga butuh kemudahan dalam hal konektivitas untuk menunjang pekerjaannya. Mungkin itulah alasan kenapa ASUS menghadirkan fitur konektivitas yang lengkap di laptop ini.

ZenBook UX333FN tampil dengan tiga port USB. Dua di antaranya merupakan port USB Type-A sehingga Anda masih bisa menghubungkan berbagai perangkat lama tanpa perlu membeli dongle tambahan. Untuk perangkat modern, ZenBook UX333FN dilengkapi dengan port USB 3.1 Gen 2 Type-C dengan kecepatan transfer data sangat cepat, yaitu hingga 10Gbps.

Selain konektivitas tersebut, ZenBook UX333FN hadir dengan port HDMI sehingga bisa digunakan untuk menunjang kegiatan presentasi menggunakan proyektor. Pembaca kartu MicroSD juga disematkan di laptop ini yang dapat memudahkan Anda melakukan transfer data dari berbagai perangkat digital lainnya.

Agar dapat terus terhubung ke internet, ZenBook UX333FN mengandalkan dual-band gigabit-class WiFi yang didukung teknologi ASUS WiFi Master. Teknologi tersebut memungkinkan koneksi pada laptop ini tetap stabil meski posisinya jauh dari router. Melengkapi koneksi nirkabelnya, ZenBook UX333FN juga sudah dilengkapi dengan Bluetooth 5.0 sehingga Anda bisa menghubungkan berbagai perangkat nirkabel.

Benchmark ZenBook UX333FN, Buat Main Game Juga Bisa!

Seri ZenBook merupakan laptop dengan performa premium, tidak terkecuali ZenBook UX333FN. Karena menyasar pengguna profesional on-the-go, laptop ini hadir dengan hardware yang mumpuni sehingga tidak menghambat kegiatan bekerja. Menariknya, hardware tersebut ternyata juga cukup untuk menjalankan berbagai aplikasi hiburan seperti game kasual.

ASUS ZenBook UX333FN ditenagai oleh prosesor Intel Core i7-8565U atau yang sering disebut sebagai Whisky Lake. Prosesor Intel generasi ke-8 ini memiliki berbagai keunggulan, salah satunya adalah konsumsi dayanya yang rendah namun memiliki performa mumpuni untuk menjalankan berbagai aplikasi profesional.

Intel Core i7-8565U merupakan prosesor dengan konfigurasi 4 core dan 8 thread yang sudah mendukung teknologi Hyper-Threading. Prosesor ini juga sudah dilengkapi dengan teknologi Turbo Boost sehingga kecepatan pemrosesannya dapat dipacu hingga 4,6GHz, sementara base clock-nya ada di angka 1,8GHz. Hasil benchmark prosesor pada laptop ini menggunakan Cinebench R15 menunjukkan angka yang cukup memuaskan, yaitu 671 poin untu multi-thread performance dan 164 poin untuk single-thread performance.

Agar performanya lebih optimal dan bisa menunjang kebutuhan para profesional, ZenBook UX333FN dilengkapi dengan chip grafis (GPU) NVIDIA GeForce MX150. Chip grafis ini memang bukan untuk bermain game, namun keberadaannya sangat bermanfaat untuk mendongkrak performa grafis di laptop ini sehingga dapat menjalankan berbagai aplikasi profesional seperti Adobe Photoshop dan Premiere lebih optimal. GPU tersebut juga yang membuat skor benchmark grafis pada laptop ini lebih baik dari laptop yang hanya menggunakan chip grafis terintegrasi (integrated graphics).

Bagaimana dengan game? ZenBook UX333FN memang bukan merupakan mesin gaming seperti jajaran laptop ASUS ROG atau TUF Gaming meski sama-sama menggunakan GPU terpisah. NVIDIA GeForce MX150 merupakan GPU berdaya rendah yang memang dirancang agar ultrabook seperti ZenBook UX333FN bisa hadir dengan performa grafis lebih baik.

Namun, bukan berarti ZenBook UX333FN tidak bisa digunakan untuk bermain game. Laptop ini masih bisa memainkan berbagai game AAA lama serta beberapa game yang memang tidak fokus pada kualitas grafis speerti Sid Meier’s Civilization VI dan Beyond Earth. Kedua game tersebut pun bisa berjalan lancar dengan framerate yang cukup baik di sekitar 30fps, meski pengaturan grafisnya tidak maksimal.

Kesimpulan Review ASUS ZenBook UX333FN

Jika melihat dari body dan desain ZenBook UX333FN mungkin terlihat biasa saja namun jika sudah mencobanya dan mulai mengeksplorasi kemampuannya pasti akan ketagihan dan dapat melakukan banyak hal dengan laptop ini. ZenBook UX333FN memang pas jika ditujukan kepada kaum millenial yang sedang aktif-aktifnya produktif karena sangat ringkas dan mudah dibawa kemanapun dan dalam situasi apapun. Tentunya tim Futureloka sangat merekomendasikan ZenBook UX333FN ini untuk kalian yang memiliki mobilitas yang tinggi.

 

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here