asus zenfone 4 max

Meningkatnya tren ponsel berkamera ganda menjadi salah satu alasan ASUS untuk menghadirkan serangkaian ponsel dual-lens. Setelah menghadirkan seri ASUS Zenfone 4 Max Pro ZC554KL ke pasaran Indonesia pada akhir agustus lalu, kini ASUS menghadirkan varian Zenfone 4 Max ZC520KL demi menjangkau segmen pasar yang lebih luas lagi.

ASUS Zenfone 4 Max ZC520KL bisa dikatakan sebagai Zenfone 4 Max Pro versi kompak. Jika ASUS Zenfone 4 Max Pro ZC554KL merupakan smartphone berlayar 5,5 inci yang menawarkan daya tahan baterai maksimal berkat baterai berkapasitas 5.000 mAh, Zenfone 4 Max ZC520KL adalah smartphone berkamera ganda yang hadir dengan layar 5,2 inci dan baterai 4.100 mAh.

Keduanya sama-sama mengusung konfigurasi kamera ganda, tapi terdapat sedikit perbedaan pada kedua smartphone ini. Jika Zenfone 4 Max Pro ZC554KL datang dengan kamera beresolusi 16 megapiksel di bagian belakang, Zenfone 4 Max ZC520KL hadir dibekali dengan kamera 13 megapiksel di kamera utamanya dan 5 megapiksel untuk kamera kedua yang berlensa wide.

Desain Elegan dengan Tampilan ‘Metal-Look’

Mengikuti tren yang sedang digandrungi saat ini, Zenfone 4 Max ZC520KL hadir dengan desain unibody yang semakin membuatnya tampak kokoh. Agar terlihat elegan, ASUS mengandalkan metal finishing di bodi polycarbonate yang ringan pada bagian belakang. Bagian sisinya dibuat membulat agar nyaman digenggam. Apalagi ketebalannya yang hanya 8,73mm yang tak akan membuat Anda merasa direpotkan.

Kenyamanan saat digenggam pun bertambah berkat layarnya yang juga telah menggunakan kaca 2,5D. Kontur yang membulat halus ini menghasilkan teknik manufaktur yang sangat presisi. Sudut dengan kontur 2.5D itu, tak hanya membuat smarthone tampak lebih cantik, tetapi juga membantu layar kaca berpadu sempurna dengan diamond cut metallic chamfered edge dan menambah kenyamanan saat menggenggam unitnya.

Konektivitas Paripurna Bikin Memotret Makin Gaya

Tentunya dengan desain unibody, Anda tidak dapat membongkar pasang casingnya secara mudah, misalnya untuk memasang SIM card ataupun MicroSD card. Untuk itu, di sebelah kiri body tersedia SIM tray berjenis triple slot.

Ya, tak lagi seperti di lini ZenFone 3 Max yang mengandalkan slot hybrid, konektivitas pada Zenfone 4 Max ZC520KL bisa dikatakan telah paripurna. Kenapa? Sebab perangkat itu telah menyediakan tray Micro SD terpisah. Hal ini akan membuat para pengguna tak perlu lagi ragu untuk menambahkan storage tambahan untuk smartphonenya.

Untuk membuka SIM card tray tersebut, pengguna cukup menusuk lubang yang tersedia di samping SIM tray dengan SIM card ejector yang sudah disediakan di paket kemasannya. Kalau hilang, tenang saja. Tray penyimpanan ini masih bisa dibuka dengan menusukkan jarum atau paper clip. Adapun slot ekspansi penyimpanan itu sendiri dapat menampung kartu Micro SD hingga kapasitas 256GB.

Finger Print Sensor – Menjamin Keamanan Smartphone

Untuk urusan keamanan, Zenfone 4 Max ZC520KL dilengkapi dengan sensor sidik jari. Namun jika di lini Zenfone 3, ASUS meletakannya di bagian belakang bodi, kini sensor tersebut telah direposisi ke bagian depan body smartphone, menyatu dengan tombol Home.

Untuk mempercantik tampilan, sensor ini memiliki aksen krom yang warnanya disesuaikan warna smartphone di sekelilingnya. Sensor sidik jari tersebut memungkinkan Anda meregistrasi hingga lima jari sekaligus, dan sensor ini tetap dapat membaca sidik jari walaupun Anda meletakan jari dalam posisi apapun.

Ibu jari adalah salah satu jari yang direkomendasikan untuk keamanan mengingat posisi sensor ini yang berada di bagian depan. Posisi ibu jari yang bebas saat menggenggam smartphone menjadi keuntungan tersendiri, ibu jari dapat dengan mudah menjangkau sensor ini. Sensor sidik jari ini juga bisa digunakan untuk mengangkat panggilan telpon dari spesifik kontak.

Tiga Pilihan Warna Menarik

Zenfone 4 Max

Zenfone 4 Max ZC520KL didesain dengan cantik dengan dilengkapi finishing metallic dengan tiga pilihan warna menarik, Deepsea Black, Sunlight Gold, Rose Pink. Pilihan warna yang dihadirkan ini membuat Zenfone 4 Max dapat menjadi smartphone siapa saja, mulai dari pria yang maskulin berkat kerhadiran warna Deepsea Black-nya, ataupun menjadi pilihan wanita yang feminim dengan kehadiran warna Rose pink.

Max Untuk Baterai Maksimal

Dari pengujian internal, baterai jenis Lithium Polymer yang tertanam pada ZenFone 4 Max ZC520KL mampu bertahan hingga 37 hari saat dalam kondisi standby di jaringan 4G. Jika digunakan untuk berkomunikasi suara lewat jaringan berbasis 3G, baterainya mampu bertahan hingga 31 jam. Adapun untuk penikmat musik, baterai dapat memasok kebutuhan memutar musik selama 101 jam non stop. Sementara untuk web browsing dengan jaringan Wi-Fi, smartphone ini dapat bertahan selama 21 jam.

Sedangkan untuk mengisi ulang baterai, smartphone ini telah mendukung fitur Rapid Charge yang memungkinkan baterai smartphone ini dapat terisi ulang hingga menyediakan waktu bicara selama 2 jam dalam 15 menit saat di re-charge.

Daya tahan baterai maksimal smartphone ini didapat berkat dua faktor. Pertama, penggunaan baterai berkapasitas besar yakni 4.100mAh, serta opsi optimalisasi baterai yang memudahkan pengguna untuk memilih setting yang paling tepat untuk berbagai aktivitas yang mereka lakukan.

Dengan baterai 4.100mAh, ASUS ZenFone 4 Max ZC520KL merupakan salah satu smartphone kompak dengan kapasitas baterai terbesar yang tersedia di pasaran saat ini. Ia terbuat dari sel lithium-ion dengan densitas tinggi yang dibentuk dan dikemas agar muat dipasang di dalam body milik ZenFone 4 Max ZC520KL yang berlayar 5,2 inci.

Adapun untuk lebih meningkatkan kemampuan daya tahan baterai, ASUS ZenFone 4 Max ZC520KL juga menyediakan lima modus pilihan warna yang memungkinkan pengguna mengatur konsumsi energi sesuai dengan kebutuhan mereka saat itu. Pilihan yang tersedia adalah:

  • Performance: Setting ini akan membuat smartphone ini berada di performa tertingginya. Tingkat kecerahan layarnya pun berada di tingkat maksimal. Modus ini akan sangat cocok digunakan saat Anda bermain game dan memutar video. Namun modus ini memiliki efek daya tahan baterai yang lebih pendek.
  • Normal: Ini merupakan setting default dari sejak lahirnya ZenFone 3, dan kini juga disematkan pada ZenFone 4 Max ZC520KL. Modus ini akan secara cerdas mengatur performa CPU dan juga tingkat kecerahan layar untuk menghemat energi baterai.
  • Power Saving: Modus ini tak hanya membuat performa CPU dan juga tingkat kecerahan layar berkurang demi untuk menghemat energi baterai, modus ini juga akan mematikan jaringan (mobile data dan juga WiFi), saat smartphone dalam kondisi sleep untuk lebih menghemat energy dan akan kembali terhubung ke jaringan saat layar dinyalakan kembali. Modus ini cocok saat pengguna akan beristirahat atau sangat membutuhkan daya baterai yang tersisa karena akan menghentikan seluruh notifikasi pesan sampai perangkat kembali diaktifkan.
  • Super Saving: Modus ini mirip dengan Power Saving tetapi satu langkah lebih hemat dengan cara untuk menutup seluruh fungsi jaringan, kecuali telepon, SMS dan alarm dengan tujuan untuk lebih jauh lagi dalam menghemat energi baterai. Modus ini dapat memperpanjang masa standby ZenFone 4 Max ZC520KL hingga mencapai 147 jam pada saat kapasitas baterai tersisa 60%.
  • Customized: Di sini pengguna bisa mengatur seluruh setting, mulai dari performa CPU, tingkat kecerahan layar dan juga fungsi-fungsi jaringan sesuai keinginan.

Yang menarik, pada ZenFone 4 Max ZC520KL ini juga tersedia fitur Smart Switch. Gunanya, pengguna bisa mengandalkan smartphone untuk beralih secara otomatis ke modus penghematan energi lebih lanjut, tanpa perlu memilih secara manual modus yang diinginkan. Opsi Smart switch sendiri terdiri dari dua bagian. Switch by battery level atau Switch by schedule.

Pada modus Switch by battery level, smartphone akan secara otomatis bergeser ke opsi Power Saving, Super saving, ataupun Customized untuk masuk ke setting sesuai yang sudah diatur oleh penggunanya. Battery level yang diset pun bisa dipilih. Pengguna bisa memilih opsi 10% sampai 30% sebelum smartphone masuk ke modus penghematan yang kita pilih.

Opsi kedua adalah Switch by schedule. Opsi ini juga sangat menarik. Pengguna bisa mengatur kapan smartphone berada di modus Performance, kapan ia masuk ke modus Power saving, Super saving ataupun modus lainnya demi menghemat energi.

Sebagai contoh, misal pengguna tidur pukul 23.00 WIB setiap malamnya dan kembali mulai beraktivitas pada pukul 08.00 WIB setiap paginya, maka ia bisa mengatur agar di jam-jam tersebut, smartphone masuk ke modus Power Saving. Sementara di luar jam-jam tersebut, secara otomatis ZenFone 4 Max ZC520KL masuk ke modus Performance (misalnya). Ini tentu sangat bermanfaat bagi pengguna dan membuat smartphone kesayangannya menjadi lebih mengerti pola pemakaian sang pemilik.

Yuk lanjut ke halaman selanjutnya!

1
2
3
4
REVIEW OVERVIEW
Spesifikasi
9
Kamera
9
Harga
10
Body
10
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here