Dell Technologies meningkatkan kemampuan software di seluruh portofolio storage-nya yang terdepan di industri 1 dengan  meningkatkan kecerdasan, otomatisasi, ketahanan siber, dan fleksibilitas multi-cloud. 

“Perusahaan/organisasi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, berharap Dell bisa membantu mereka bergerak lebih cepat sekaligus membantu mengubah data mereka menjadi sebuah keunggulan kompetitif,” ujar Hendra Lesmana, country general manager, Indonesia, Dell Technologies. “Dengan pembaruan inovasi software besar yang dilakukan di seluruh portofolio storage kami, kami akan bisa membantu para pelanggan kami meraih manfaat terbaik dari data dan sumber daya mereka.”

Memperkenalkan inovasi software storage Dell 

Lebih dari 500  pembaruan software dilakukan di seluruh portfolio Dell PowerStorePowerMax dan PowerFlex untuk memungkinkan wawasan data yang lebih cepat, pengendalian data multi-cloud  yang lebih baik, dan meningkatkan ketahanan siber tanpa biaya tambahan pada pelanggan setia Dell. Berbagai pembaruan ini adalah bukti terbaru dari inovasi software storage Dell dengan diperkenalkannya Project Alpine, yaitu solusi yang akan membawa kapasitas, kinerja, dan perlindungan kelas enterprise dari software storage Dell ke cloud publik.

“IQVIA menggunakan keunggulan ilmu data untuk membantu pelanggan mempercepat pengembangan klinis dan meraih hasil layanan kesehatan,” ujar Ken Boyer, direktur storage globalIQVIA. “Untuk meraih hasil yang transformatif dibutuhkan satu mitra infrastruktur yang sama-sama fokus pada inovasi. Portfolio storage Dell Technologies menghadirkan otomatisasi, keamanan, kinerja dan skala yang kami butuhkan untuk mengubah ilmu tentang kehidupan.”

Dell PowerStore, pembaruan arsitektur baru tercepat dalam sejarah Dell, akan mampu meningkat kinerja beban kerja campuran hingga 50 persendan kapasitas yang lebih besar hingga 66 persen3. Dengan pembaruan tersebut pelanggan dapat merencanakan strategi keberlangsungan bisnis yang lebih baik dengan high availability metro replication khusus software yang bisa dikonfigurasi hanya dalam lima klik. Pembaruan software lainnya juga memungkinkan perusahaan/organisasi untuk:

  • Mendukung dan mengamankan file beban kerja yang lebih baik dengan fitur file level retention, replikasi file asli, serta dukungan untuk pemantauan file pihak ketiga dan perlindungan ransomware. 
  • Memanfaatkan integrasi VMware yang lebih dalam termasuk meningkatkan latensi dan kinerja vVols, ditambah pemulihan bencana yang disederhanakan dengan replikasi VMware vSphere® Virtual Volumes™ (vVols), VM-level snapshot, dan klon cepat (fast clone).
  • Memaksimalkan kinerja perangkat keras baru dengan dukungan NVMe end-to-end dan meningkatkan kecepatan jaringan.

Dell PowerMax, mission critical storage teraman di dunia,4 memperkenalkan pembaruan pertahanan siber termasuk cyber vault untuk penerapan tradisional dan mainframe. Kemampuan ransomware CloudIQ dapat membantu pendeteksian dini serangan siber untuk meminimalisasi paparan dan mempercepat pemulihan. Saat ini, PowerMax menawarkan lebih dari 65 juta secure snapshot untuk meningkatkan pemulihan siber dan meningkatkan efisiensi dengan jaminan reduksi data 4:1 baru.5  Pembaruan berbasis software lainnya dapat membantu perusahaan/organisasi:

  • Meningkatkan produktivitas dengan operasionalisasi storage otomatis seperti penyediaan cerdas multi-array, optimalisasi beban kerja, serta pemantauan perbaikan tingkat kesehatan perangkat.
  • Dengan cepat memindahkan data ke cloud publik dengan pengiriman dan pemulihan snapshot cloud yang lebih cepat, built-in high availability untuk meminimalisasi downtime dan kemudahan pemulihan objek data storage berbasis cloud.
  • Peningkatan pengalaman kinerja hingga dua kali lipat6 dengan waktu respons 50 persen lebih cepat7 dalam lingkungan sarat aplikasi dan mainframe di dua model PowerMax baru berbasis NVMe. Pelanggan yang telah berlangganan Anytime Upgrade berhak untuk mendapatkan peningkatan fitur tanpa gangguan.

Dell PowerFlex, infrastruktur berbasis software akan mengonsolidasikan beban kerja  tradisional dan modern dengan berbagai layanan file baru yang dapat menyatukan kapabilitas block dan file dalam satu platform. PowerFlex menyederhanakan multi-cloud dan DevOps dengan dukungan file dan block terluas8 untuk semua platform utama Kubernetes dan platform container orchestration dari Amazon, Google, Microsoft, Red Hat, SUSE, dan VMware. Semua pembaruan tambahan lainnya memungkinkan pelanggan untuk: 

  • Melakukan penghematan Total Biaya Kepemilikan (TCO) yang lebih besar dengan mengonsolidasi beban kerja tradisional dan container menggunakan satu layanan storage block dan file di semua penerapan bare metal dan virtualisasi.
  • Menyederhanakan penerapan PowerFlex melalui konektivitas NVMe-over-TCP dengan jaringan storage berbasis standar yang konsisten.
  • Menyederhanakan aktivitas operasional dengan kemampuan komputasi, storage dan siklus hidup sistem terpadu baru dalam software PowerFlex Manager.

“Perusahaan semakin mencari infrastruktur TI yang dapat menghadirkan pengalaman seperti cloud di mana pun data mereka berada,” ujar Eric Burgener, research vice president, Infrastructure Systems, Platforms, and Technologies Group, IDC. “Dell telah mendesain pembaruan software dan perangkat keras menyeluruh untuk semua portofolio infrastruktur multi-cloud-nyauntuk menghadirkan pengalaman otomatisasi, keamanan, dan kontrol yang lebih baik itu.”

“Pelanggan kami memilih storage Dell Technologies karena mereka percaya dan tahu Dell selalu menghadirkan inovasi berarti yang dapat membantu perusahaan/organisasi mengikuti perubahan lanskap bisnis dan TI,” ujar Mike Heintzelman, vice president, Advanced Solutions, TD Synnex. “Inovasi software besar-besaran yang diperkenalkan di seluruh portofolio storage Dell ini akan membantu perusahaan/organisasi menyederhanakan aktivitas operasional TI mereka, berinovasi dengan lebih aman, dan mendapatkan nilai lebih dari data mereka.” 

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here