Jajaran notebook kembali diramaikan berkat produk terbaru Asus yang akan memperkaya portofolio laptop Windows 8 di Indonesia dengan menghadirkan dua seri terbarunya, Asus VivoBook S200 dan VivoBook S400. ASUS perkenalkan VivoBook S200 dan S400, dua buah notebook Windows 8 yang mengusung teknologi layar sentuh. Kedua notebook tersebut dipaket dengan layar HD berukuran 11.6 inchi dan 14 inchi yang dikembangkan berdasarkan sentuhan alami sebagai cara utama dalam menghadirkan kenyamanan dan pengalaman pengguna yang lebih luas.

Jajaran notebook kembali diramaikan berkat produk terbaru Asus yang akan memperkaya portofolio laptop Windows 8 di Indonesia dengan menghadirkan dua seri terbarunya, Asus VivoBook S200 dan VivoBook S400. ASUS perkenalkan VivoBook S200 dan S400, dua buah notebook Windows 8 yang mengusung teknologi layar sentuh.

Kedua notebook tersebut dipaket dengan layar HD berukuran 11.6 inchi dan 14 inchi yang dikembangkan berdasarkan sentuhan alami sebagai cara utama dalam menghadirkan kenyamanan dan pengalaman pengguna yang lebih luas.

Spesifikasi ASUS VivoBook S200

  • Processor: Intel Dual Core CPU; Intel Core i3-3217U CPU
  • Sistem Operasi: Windows 8
  • Layar: 11.6 inci 16:9 HD (1366 x 768) LED backlit
  • Graphics: Integrated
  • Memori: 1333 MHz DDR3 4 GB
  • Hard Drive: 500 GB, 5400 rpm
  • Optical drive: N/A
  • Dimensi: 30.3 cm x 20.0 cm x 2.17 cm
  • Bobot: 1.40 kg (With 38 W/h polymer battery)

Spesifikasi Asus VivoBook S400

  • Processor: Intel Core i3-3217U CPU; Intel Core i5-3317U CPU
  • Sistem Operasi: Windows 8, Windows 8 Pro
  • Layar: 14 inci 16:9 HD (1366 x 768) LED backlit
  • Graphics: Integrated
  • Memori: 1600 MHz DDR3 4 GB
  • Hard Drive: 500 GB, 5400 rpm + 24 GB SSD (cache)
  • Optical drive: N/A
  • Dimensi: 33.9 cm x 23.9 cm x 2.17 cm
  • Bobot: 1.8 kg (With 44 W/h polymer battery)

Desain Asus VivoBook S

Bila sudah pernah mengenal Zenbook besutan Asus, pengguna yang melirik Vivo Book pasti akan merasa akrab. Pasalnya Vivo Book S200 memang menerapkan desain serupa, namun minus garis melingkar yang menghiasi cover Zenbook. Cover komputer jinjing  ini menggunakan bahan polished aluminum dengan logo Asus di bagian tengah. Penggunaan bahan aluminum membuat Vivo Book tampil dengan cita rasa mewah, meski ukuran harga komputer jinjing tersebut masih cukup terjangkau.

Tubuh Vivo Book termasuk ramping dengan ketebalan hanya 2,17 centimeter. Bobotnya 1,3 kilogram sudah tepat untuk ukuran 11,6 inci yang mempertimbangkan kemudahan menjinjing. Setidaknya punggung yang menggendongnya tidak akan terlalu cepat pegal. Bila melirik ke sisi kanan Vivo Book, pengguna akan menemukan empat buah port konektivitas, yaitu VGA, slot MMC/SD, USB3.0 dan jack audio 3,5 milimeter. Sedangkan di sisi kiri terdapat port pengisian daya, HDMI, LAN, dua USB2.0 dan slot untuk memasang kunci.

Lubang pembuangan panas disematkan Asus ke bagian belakang Vivo Book, tepatnya di sela-sela lipatan layar dan bodi. Sementara untuk lubang penghasil suara disematkan di sisi kanan dan kiri komputer jinjing tersebut. Sayangnya baterai komputer jinjing ini dibuat unibody, sehingga pengguna tidak mudah untuk menggantinya. Namun soal baterai ini tidak perlu dipusingkan, karena jika menggantinya dengan baterai yang memiliki cell lebih besar pun malah akan menambah bobot dan mengurangi kenyamanan saat menggendongnya.

Dimensi dan Layar Asus VivoBook S

Bila Anda mengingkan sensasi yang berbeda dalam menjalankan sebuah ultrabook, maka Asus VivoBook S akan memuaskan sensasi tersebut. Dengan adanya layar sentuh, Anda akan merasakan sesuatu yang berbeda dalam mengoperasikan sebuah perangkat notebook. Bila Anda harus berkerja, maka Anda dapat melakukannya layaknya sebuah notebook dengan keyboard, ketika Anda sedang bersantai dam melakukan browsing, mencari lagu dari play list Anda, melihat foto dan lain-lain, maka gunakan saja layar sentuhnya untuk kemudahannya.

Kinerja yang ditawarkan juga cukup tinggi dengan adanya SSD cache drive, kinerja ultrabook ini meningkat walau hanya menggunakan prosesor Intel Core i3. Anda dapat menjalankan aplikasi menengah keatas dengan baik pada ultrabook ini. Ultrabook ini bukan saja teman berkerja tetapi juga akan menjadi mesin hiburan Anda di kala senggang. Menonton film HD, mendengarkan musik dan bermain game akan lebih terpuaskan berkat pemakaian tata suara dari Sonic Master.

Harga Asus VivoBook S

Bebicara soal harga, Ultrabook Asus VivoBook S400C dijual pada kisaran harga Rp 7.000.000,– sementara Asus VivoBook S200 dijual pada kisaran 5 jutaan. Dengan harga tersebut menurut kami cukup terjangkau untuk sebuah ultrabook yang dilengkapi  dengan layar sentuh dan SSD cache drive, Anda dapat bandingkan dengan harga sebuah ultrabook pada spesifikasi yang sama.

Kelebihan dan Kelemahan Asus VivoBook S

Setelah melihat sepsifikasi Asus VivoBook S, kali ini kami akan membahas kelebihan dan kelemahan laptop ini.

Kelebihan Asus VivoBook S

  • Dimensi sedang dan tipis.
  • Touch screen
  • charger ringan
  • USB3.0
  • Tata suara SonicMaster

Kekurangan Asus VivoBook S

  • Casing mudah kotor pada bagian penutup layar LCD

Setelah melihat spesifikasi lengkap beserta harga dan kelebihan dan kekurangan Asus VivoBook S, kini semua pilihan untuk membeli laptop canggih ini atau tidak berada di tangan Anda. Jangan lupa untuk terus update informasi Anda seputar teknologi dan gaya hidup di laman futureloka. Sampai jumpa di artikel selanjutnya!

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here