Awali 2026 dengan Tepat: 5 Cara vivo X300 Series Menjadi Daily Driver Terbaik Anda, dari Momen Aktivitas Harian hingga Panggung Besar

Futureloka

Loading

Menjelang pergantian tahun menuju 2026, tren penggunaan gawai tidak hanya sekadar alat komunikasi, melainkan pusat kendali untuk produktivitas hingga dokumentasi momen. Merespons kebutuhan tersebut, vivo memperkenalkan lini flagship terbarunya, vivo X300 Series. Seri ini hadir dalam dua varian, yakni vivo X300 dan vivo X300 Pro, yang mengedepankan integrasi teknologi fotografi optik ZEISS serta peningkatan daya tahan baterai.

Membawa jargon 200 MP ZEISS Dual Camera King, perangkat ini diposisikan sebagai daily driver yang mampu mengakomodasi berbagai skenario penggunaan, mulai dari aktivitas profesional hingga hiburan. Berikut adalah rangkuman fitur dan teknologi utama yang ditawarkan oleh vivo X300 Series.

Konfigurasi Kamera Tingkat Lanjut dengan Optik ZEISS

Sektor fotografi menjadi nilai jual utama pada seri ini. Kedua varian telah dibekali sistem 200 MP ZEISS Ultra-Clear Imaging yang dirancang untuk menjaga detail gambar tetap tajam dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Pada varian reguler, vivo X300, pabrikan menyematkan 200 MP ZEISS Main Camera. Kamera ini didukung oleh stabilisasi gambar berstandar CIPA 4.5, serta lapisan ZEISS T Coating* dan Super Blue Glass untuk meminimalisasi efek ghosting atau pantulan cahaya yang sering mengganggu hasil foto malam hari. Tersedia pula fitur AI Collage Reframe yang memanfaatkan resolusi tinggi sensor untuk menyusun narasi visual yang estetik.

Sementara itu, varian vivo X300 Pro menargetkan pengguna yang membutuhkan fleksibilitas lebih tinggi. Model ini dilengkapi 200 MP ZEISS APO Telephoto Camera. Teknologi ini diklaim mampu menghasilkan foto zoom jarak jauh dengan jernih, mulai dari pembesaran 10x hingga 30x. Fitur pendukung seperti 20x Motion Snapshot memungkinkan penangkapan objek bergerak cepat, sedangkan Telephoto Bird Mode disediakan khusus untuk fotografi alam liar.

Kapabilitas Perekaman Video Profesional

Untuk kebutuhan videografi, vivo X300 Series membawa sejumlah pembaruan signifikan. Salah satu fitur yang disorot adalah Dual-View Stage Video pada Stage Mode 2.0, yang memungkinkan perekaman simultan dari kamera depan dan belakang. Selain itu, fitur 4K Stage All-in-One Recording memungkinkan pengguna mengambil foto resolusi tinggi tanpa harus menghentikan proses perekaman video.

Khusus pada vivo X300 Pro, stabilitas rekaman ditingkatkan melalui ZEISS Gimbal-Grade Main Camera dengan OIS±1,5° dan standar stabilisasi CIPA 5.5. Spesifikasi ini ditujukan untuk memfasilitasi pembuatan vlog atau video sinematik yang minim guncangan. Bagi kreator konten, tersedia opsi perekaman 10-bit LOG Video, 4K 120fps, serta 4K 60fps Portrait Video yang telah mendukung format Dolby Vision.

Desain Ergonomis dan Layar Akurasi Tinggi

Dari segi desain, vivo memberikan dua pendekatan berbeda. vivo X300 hadir dengan Compact Flat Screen Design berukuran 6,31 inci yang ringkas, cocok untuk penggunaan satu tangan. Sementara vivo X300 Pro mengusung layar lebih luas, yakni 6,78 inci, yang ditujukan untuk pengalaman visual lebih imersif saat penyuntingan konten.

Kedua layar tersebut telah menggunakan panel ZEISS Master Color Display dan memiliki bezel tipis 1,05mm. Ketahanan fisik perangkat juga menjadi perhatian dengan adanya sertifikasi IP68 dan IP69, yang menandakan ketahanan terhadap debu dan air.

Performa dan Manajemen Daya

Dapur pacu vivo X300 Series ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 9500 yang dipadukan dengan V3+ Chip khusus untuk pemrosesan gambar (ISP). Kombinasi ini menjanjikan peningkatan efisiensi daya serta performa komputasi AI yang lebih stabil.

Salah satu terobosan menarik ada pada kapasitas baterai. Meskipun memiliki bodi yang relatif ramping, vivo X300 membawa baterai 6.040 mAh, sedangkan varian Pro memiliki kapasitas 6.510 mAh. Keduanya didukung teknologi BlueVolt Battery dan pengisian cepat 90W FlashCharge. Untuk menjaga konektivitas, fitur AI SuperLink disematkan guna mengoptimalkan penerimaan sinyal di area padat atau tertutup.

Integrasi AI pada OriginOS 6

Menyesuaikan dengan tren kecerdasan buatan, vivo X300 Series berjalan di atas antarmuka OriginOS 6. Sistem operasi ini membawa sejumlah alat produktivitas berbasis AI, seperti vivo DocMaster untuk konversi dokumen dan AI Captions untuk transkripsi rapat virtual. Konektivitas antar-perangkat juga dipermudah melalui fitur One-Tap Transfer dan kompatibilitas dengan ekosistem Mac melalui vivo Office Kit.

Di sisi kreatif, fitur AI Photo Editing memungkinkan penyuntingan tingkat lanjut secara instan. Pengguna dapat menghapus objek yang tidak diinginkan lewat Live Photo Passerby Erase atau mengubah suasana latar belakang foto secara drastis menggunakan AI Landscape Master.

Melalui peluncuran seri ini, Product Manager vivo Indonesia, Hadie Mandala, menyebutkan bahwa vivo X300 Series dirancang untuk mengakomodasi transisi gaya hidup pengguna menuju tahun 2026, dengan fokus pada kemampuan menangkap momen secara realistis dan performa yang dapat diandalkan.