![]()
Futureloka.com – Pada tanggal 9 Agustus 2025, dunia teknologi smartphone diramaikan oleh diskusi mengenai chipset MediaTek Helio G100. Banyak yang bertanya-tanya, Helio G100 setara dengan chipset apa dari kompetitor dan bagaimana perbandingannya dalam skenario penggunaan nyata? Artikel ini akan mengupas tuntas perbandingan Helio G100 dengan dua pesaing utamanya, yaitu Qualcomm Snapdragon 4 Gen 2 dan Snapdragon 720G, untuk membantu Anda memilih smartphone terbaik sesuai kebutuhan. Kita akan membedah performa, kemampuan kamera, pengalaman gaming, efisiensi daya, serta aspek penting lainnya dari ketiga chipset ini secara mendalam.
Memahami posisi chipset adalah kunci dalam memilih perangkat yang tepat, karena otak sebuah smartphone sangat menentukan keseluruhan pengalaman pengguna. MediaTek dan Qualcomm terus bersaing ketat untuk mendominasi berbagai segmen pasar, mulai dari kelas entry-level hingga flagship. Pertarungan di segmen menengah ke bawah ini khususnya sangat menarik, mengingat tingginya permintaan untuk smartphone yang menawarkan keseimbangan antara harga dan performa. Dengan informasi ini, Anda akan dapat membuat keputusan yang lebih cerdas saat membeli ponsel baru di masa depan.
Mengenal Lebih Dekat MediaTek Helio G100
MediaTek Helio G100 dirancang khusus untuk membawa pengalaman gaming yang mumpuni ke segmen smartphone kelas menengah. Chipset ini umumnya dibangun dengan proses manufaktur yang lebih efisien dibandingkan generasi sebelumnya, meskipun detail pastinya bisa bervariasi tergantung versi spesifiknya. Fokus utamanya adalah memberikan kinerja CPU dan GPU yang seimbang untuk tugas harian dan sesi gaming yang intensif, menjadikannya pilihan menarik bagi para gamer dengan anggaran terbatas.
Arsitektur CPU Helio G100 biasanya mengandalkan konfigurasi octa-core dengan inti Cortex-A7x untuk performa tinggi dan Cortex-A5x untuk efisiensi daya. Sementara itu, GPU yang digunakan adalah seri Mali G-series, yang dikenal handal dalam menangani grafis game modern. Kombinasi ini bertujuan untuk memberikan pengalaman pengguna yang lancar, baik saat menjelajahi media sosial, multitasking, maupun bermain game berat. Fitur MediaTek HyperEngine juga sering diintegrasikan untuk optimasi gaming yang lebih baik.
Mengulik Qualcomm Snapdragon 4 Gen 2
Qualcomm Snapdragon 4 Gen 2 adalah chipset yang relatif baru di seri Snapdragon 4, membawa peningkatan signifikan terutama pada efisiensi daya dan kemampuan 5G. Chipset ini dibangun menggunakan proses manufaktur 4nm yang sangat efisien, sebuah lompatan besar dari generasi Snapdragon 4 sebelumnya. Efisiensi ini memungkinkan smartphone memiliki daya tahan baterai yang luar biasa dan suhu operasional yang lebih rendah.
Dari segi CPU, Snapdragon 4 Gen 2 menggunakan inti Kryo (berbasis Cortex) dengan clock speed hingga 2.2 GHz, menawarkan peningkatan performa hingga 10% dibandingkan pendahulunya. GPU Adreno yang terintegrasi juga memberikan peningkatan grafis yang memadai untuk penggunaan sehari-hari dan beberapa game ringan. Selain itu, chipset ini sudah mendukung konektivitas 5G global, menjadikannya pilihan relevan untuk smartphone masa depan dengan harga terjangkau.
Memahami Qualcomm Snapdragon 720G
Qualcomm Snapdragon 720G telah menjadi pilihan populer di segmen menengah selama beberapa waktu, dikenal karena kombinasi performa yang solid dan fitur gaming yang ditingkatkan. Chipset ini dibangun di atas proses manufaktur 8nm, yang merupakan proses yang cukup matang dan stabil dalam hal efisiensi dan termal. Akhiran ‘G’ pada namanya secara spesifik menunjukkan fokusnya pada pengalaman gaming yang optimal, mirip dengan seri ‘G’ pada Helio.
Snapdragon 720G memiliki CPU Kryo 465 octa-core dengan clock speed hingga 2.3 GHz, yang menjamin responsivitas aplikasi dan multitasking yang cepat. GPU Adreno 618 yang terintegrasi di dalamnya menawarkan kemampuan grafis yang sangat baik untuk sebagian besar game mobile modern pada pengaturan menengah. Chipset ini juga dilengkapi dengan Hexagon 692 Processor untuk AI dan Spectra 350L ISP untuk fotografi, menunjukkan kemampuannya yang serbaguna di berbagai aspek.
Perbandingan Performa CPU: Siapa yang Unggul?
Ketika membandingkan performa CPU, kita perlu melihat arsitektur inti dan kecepatan clock masing-masing chipset. MediaTek Helio G100, dengan inti Cortex-A7x dan A5x, menawarkan kinerja yang kompetitif untuk tugas-tugas harian dan aplikasi berat. Ia dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang responsif dalam navigasi UI dan menjalankan aplikasi multitasking.
Snapdragon 4 Gen 2, meskipun berada di seri 4, menunjukkan peningkatan signifikan berkat proses 4nm dan inti Kryo yang dioptimalkan. Ini berarti ia dapat memberikan performa yang konsisten dengan efisiensi daya yang superior, menjadikannya pilihan menarik untuk penggunaan jangka panjang. Sementara itu, Snapdragon 720G dengan inti Kryo 465 yang lebih tua tetapi kuat, masih mempertahankan performa CPU yang handal, seringkali sedikit di atas Helio G100 dalam beberapa benchmark multi-core. Dalam pengujian sintetis seperti Geekbench, Snapdragon 720G umumnya sedikit memimpin dalam skor multi-core, sedangkan Helio G100 dan Snapdragon 4 Gen 2 bersaing ketat di segmen yang lebih rendah.
Duel Performa GPU: Gaming Lebih Lancar dengan Siapa?
Untuk para gamer, performa GPU adalah faktor penentu utama. Helio G100 menggunakan GPU Mali G-series yang dioptimalkan untuk gaming, dan seringkali dapat menjalankan game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, atau Free Fire pada pengaturan grafis menengah dengan frame rate yang stabil. Pengalaman gaming yang ditawarkan oleh Helio G100 cukup memuaskan untuk segmen harganya, berkat optimasi HyperEngine dari MediaTek.
Di sisi lain, Snapdragon 4 Gen 2 dibekali GPU Adreno yang memiliki reputasi sangat baik dalam efisiensi dan performa grafis. Meskipun tidak dirancang sebagai chipset gaming murni, Adreno pada 4 Gen 2 dapat menangani sebagian besar game ringan hingga menengah dengan baik, bahkan dengan efisiensi daya yang lebih baik. Namun, untuk game berat dengan grafis tinggi, mungkin akan sedikit kewalahan pada pengaturan tertinggi. Snapdragon 720G dengan GPU Adreno 618 adalah raja di segmen ini, menawarkan performa grafis yang lebih superior dibandingkan Helio G100 dan Snapdragon 4 Gen 2. GPU Adreno 618 mampu menjalankan game-game modern dengan grafis yang lebih tinggi dan frame rate yang lebih stabil, menjadikannya pilihan unggul bagi gamer kasual hingga menengah.
Kemampuan Fotografi dan Videografi (ISP)
Kemampuan kamera adalah aspek penting lainnya yang sangat dipengaruhi oleh Image Signal Processor (ISP) dalam chipset. Helio G100 biasanya mendukung konfigurasi kamera yang mumpuni, termasuk sensor resolusi tinggi dan beberapa fitur AI untuk peningkatan gambar. Ini memungkinkan hasil foto yang cukup baik dalam kondisi cahaya yang ideal.
Snapdragon 4 Gen 2, dengan Spectra ISP generasi terbaru, mendukung sensor kamera hingga 108MP dan dilengkapi dengan fitur seperti Multi-Camera Temporal Filtering (MCTF) untuk pengurangan noise video. Ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemrosesan gambar dan video, terutama di kondisi cahaya rendah. Snapdragon 720G dengan Spectra 350L ISP-nya juga sangat mumpuni, mendukung perekaman video 4K pada 30fps dan sensor hingga 192MP. Fitur seperti HEIF capture dan AI-based real-time bokeh juga sering ditemukan, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang gemar fotografi.
Efisiensi Daya dan Manajemen Termal
Proses manufaktur memainkan peran krusial dalam efisiensi daya dan manajemen termal sebuah chipset. Snapdragon 4 Gen 2, dengan proses 4nm, jelas menjadi yang terdepan dalam hal efisiensi energi. Desain yang lebih kecil dan modern ini memungkinkan chipset beroperasi pada suhu yang lebih rendah dan mengonsumsi daya lebih sedikit, menghasilkan daya tahan baterai yang sangat baik pada perangkat yang menggunakannya. Ini adalah keuntungan signifikan untuk penggunaan sehari-hari yang intens.
Helio G100, yang kemungkinan besar dibangun di atas proses 12nm atau 7nm tergantung varian, menawarkan efisiensi yang layak namun mungkin tidak seoptimal 4nm. Manajemen termal pada Helio G100 sudah cukup baik untuk menghindari throttling berlebihan saat gaming, tetapi mungkin memerlukan sistem pendingin yang lebih canggih pada smartphone. Snapdragon 720G, dengan proses 8nm, menempati posisi tengah. Meskipun tidak seefisien 4 Gen 2, ia tetap menawarkan keseimbangan yang baik antara performa dan konsumsi daya, dengan manajemen termal yang sudah terbukti stabil di berbagai perangkat.
Konektivitas Modern dan Fitur Tambahan
Di era digital saat ini, konektivitas adalah fitur yang tak kalah penting. Snapdragon 4 Gen 2 unggul dengan dukungan 5G global, menjadikannya pilihan masa depan yang siap untuk kecepatan internet generasi kelima. Selain itu, ia juga mendukung Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.1, memastikan koneksi nirkabel yang cepat dan stabil. Kemampuan AI juga ditingkatkan untuk berbagai tugas, termasuk pengenalan suara dan optimasi performa.
Helio G100 umumnya masih mengandalkan konektivitas 4G LTE yang kuat, namun dengan dukungan Wi-Fi dual-band dan Bluetooth 5.0 yang memadai untuk sebagian besar kebutuhan. Meskipun tidak memiliki 5G, performa 4G-nya tetap handal untuk streaming dan browsing. Snapdragon 720G juga hadir dengan modem 4G LTE canggih, mendukung Wi-Fi 6, dan Bluetooth 5.1. Fitur AI Engine generasi ke-5 dan teknologi Sensing Hub yang dimilikinya memberikan peningkatan signifikan dalam kemampuan AI perangkat, mulai dari kamera hingga asisten suara, menempatkannya di atas Helio G100 dalam hal kemampuan AI dan konektivitas canggih (selain 5G).
Posisi Pasar dan Rekomendasi Pengguna
Melihat semua perbandingan di atas, jelas bahwa setiap chipset memiliki segmen pasarnya sendiri dan keunggulannya masing-masing. Helio G100 adalah pilihan yang sangat baik bagi konsumen yang mencari smartphone dengan harga terjangkau namun tetap menginginkan performa gaming yang solid untuk game-game populer. Smartphone yang menggunakan Helio G100 cocok untuk pelajar atau pekerja yang membutuhkan perangkat multitasking ringan dan hiburan gaming kasual.
Snapdragon 4 Gen 2 ideal bagi pengguna yang memprioritaskan efisiensi daya, daya tahan baterai, dan konektivitas 5G di titik harga yang paling terjangkau. Ini adalah pilihan tepat untuk mereka yang mencari smartphone future-proof dengan penggunaan sehari-hari yang ringan hingga menengah dan tidak terlalu fokus pada gaming berat. Smartphone dengan Snapdragon 4 Gen 2 akan menjadi investasi yang bagus untuk jangka panjang.
Sementara itu, Snapdragon 720G tetap menjadi pilihan kuat bagi mereka yang menginginkan keseimbangan terbaik antara performa CPU, kemampuan gaming, dan fitur kamera di segmen menengah. Chipset ini sangat cocok untuk pengguna yang sering bermain game, mengambil foto dan video berkualitas tinggi, serta melakukan multitasking yang cukup berat. Meskipun tidak memiliki 5G, performanya secara keseluruhan masih sangat relevan dan kuat di pasar saat ini, terutama untuk pasar yang jaringan 5G-nya belum merata. Ini adalah pilihan premium di antara ketiganya untuk pengalaman serba bisa.
Kesimpulan: Pilih yang Mana untuk Kebutuhan Anda?
Keputusan akhir tentu kembali pada prioritas dan anggaran pribadi Anda. Jika Anda adalah seorang gamer kasual dengan anggaran terbatas dan konektivitas 5G bukan prioritas utama, smartphone dengan MediaTek Helio G100 akan menjadi pilihan yang sangat bijak. Chipset ini memberikan nilai yang luar biasa untuk hiburan gaming di segmen harganya.
Apabila efisiensi baterai, performa harian yang stabil, dan kesiapan 5G adalah yang paling Anda cari di kelas entry-level atau menengah bawah, maka smartphone dengan Snapdragon 4 Gen 2 patut dipertimbangkan. Proses manufaktur 4nm-nya adalah keunggulan kompetitif yang signifikan. Namun, jika Anda mencari kombinasi terbaik dari performa CPU, GPU gaming yang lebih kuat, dan kemampuan kamera yang superior tanpa perlu 5G, Snapdragon 720G masih menjadi pilihan yang sulit ditandingi. Ia menawarkan pengalaman yang lebih premium untuk berbagai kebutuhan multimedia dan gaming intensif.
Dengan demikian, Helio G100 setara dengan Snapdragon 4 Gen 2 dalam hal segmen pasar entry-mid, tetapi dengan penekanan berbeda: G100 lebih ke gaming 4G, sementara S4G2 lebih ke efisiensi dan 5G. Adapun Snapdragon 720G masih unggul secara keseluruhan dari keduanya dalam performa murni, menjadikannya pilihan terbaik jika budget memungkinkan dan 5G bukan faktor krusial. Pastikan untuk meninjau kebutuhan Anda dengan cermat sebelum memutuskan.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa itu MediaTek Helio G100?
MediaTek Helio G100 adalah sebuah chipset smartphone kelas menengah yang dirancang untuk memberikan performa seimbang, terutama untuk kebutuhan gaming kasual hingga menengah. Chipset ini fokus pada efisiensi daya dan kemampuan grafis yang mumpuni di segmen harganya.
Helio G100 setara dengan chipset Snapdragon apa saja?
Berdasarkan perbandingan performa, MediaTek Helio G100 setara dengan Qualcomm Snapdragon 4 Gen 2 untuk segmen pasar dan harga, dan juga dapat dibandingkan dengan Snapdragon 720G meskipun 720G umumnya sedikit lebih unggul. Perbandingannya bergantung pada fokus (gaming, efisiensi, atau 5G).
Chipset mana yang lebih baik untuk gaming: Helio G100, Snapdragon 4 Gen 2, atau Snapdragon 720G?
Untuk gaming, Snapdragon 720G dengan GPU Adreno 618-nya umumnya menawarkan performa grafis yang paling superior. Helio G100 juga sangat baik untuk gaming di segmennya, sementara Snapdragon 4 Gen 2 lebih fokus pada efisiensi daya dan 5G, sehingga performa gamingnya ada di bawah dua lainnya.
Mana yang lebih hemat daya di antara ketiga chipset ini?
Qualcomm Snapdragon 4 Gen 2 adalah yang paling hemat daya karena dibangun menggunakan proses manufaktur 4nm yang sangat efisien. Helio G100 dan Snapdragon 720G (8nm) memiliki efisiensi yang lebih rendah dibandingkan 4 Gen 2.
Apakah Snapdragon 4 Gen 2 sudah mendukung 5G?
Ya, Qualcomm Snapdragon 4 Gen 2 sudah dilengkapi dengan modem 5G global, menjadikannya pilihan yang siap untuk jaringan seluler generasi kelima. Helio G100 dan Snapdragon 720G pada umumnya masih mengandalkan konektivitas 4G LTE.
Smartphone apa yang biasanya menggunakan chipset ini?
Chipset ini umumnya ditemukan pada smartphone kelas menengah ke bawah hingga menengah. Contohnya termasuk beberapa model dari Xiaomi, Realme, Samsung, atau merek lainnya yang menargetkan pasar dengan anggaran terbatas namun tetap menginginkan fitur dan performa yang layak.







