![]()
Futureloka.com – Banyak pengguna bertanya-tanya, MediaTek Helio G99 setara dengan prosesor apa dari kubu Qualcomm Snapdragon? Pertanyaan ini sangat relevan mengingat Helio G99 menjadi salah satu chipset kelas menengah yang populer di pasar Indonesia.
Chipset ini banyak digunakan pada berbagai smartphone, menawarkan keseimbangan performa dan efisiensi daya yang menarik bagi konsumen. Berdasarkan analisis, Helio G99 secara umum setara dengan Qualcomm Snapdragon 695 (tanpa 5G) atau bahkan sedikit di atas Snapdragon 750G.
Memahami MediaTek Helio G99: Arsitektur dan Inovasi
MediaTek Helio G99 adalah System on Chip (SoC) yang dirancang khusus untuk perangkat seluler kelas menengah, dengan fokus kuat pada pengalaman gaming yang optimal. Chipset ini dibangun menggunakan proses fabrikasi 6nm yang sangat efisien, menandai lompatan signifikan dalam konsumsi daya.
Arsitektur CPU-nya mencakup delapan inti, terdiri dari dua inti Cortex-A76 berkinerja tinggi yang beroperasi pada 2.2 GHz, dan enam inti Cortex-A55 berefisiensi daya pada 2.0 GHz. Kombinasi inti ini memberikan performa yang solid untuk tugas harian maupun beban kerja yang lebih berat seperti gaming. Untuk urusan grafis, Helio G99 mengandalkan GPU Mali-G57 MC2 yang terbukti mampu menghadirkan pengalaman visual yang mulus dalam berbagai game modern.
Perbandingan Langsung: Helio G99 vs Snapdragon 695
Ketika membahas Helio G99 setara dengan apa, Qualcomm Snapdragon 695 menjadi kandidat utama untuk perbandingan langsung yang akurat. Kedua chipset ini menargetkan segmen pasar yang serupa dan menawarkan tingkat performa yang sangat kompetitif.
Snapdragon 695 juga dibangun di atas proses fabrikasi 6nm yang sama, namun menggunakan arsitektur CPU Kryo 660 (yang berbasis pada Cortex-A78 dan Cortex-A55) dengan kecepatan hingga 2.2 GHz. Perbedaan kunci terletak pada unit pemrosesan grafis (GPU), di mana Snapdragon 695 menggunakan Adreno 619 yang seringkali sedikit lebih unggul dalam beberapa skenario gaming dibandingkan dengan Mali-G57 MC2.
Analisis Performa CPU dan GPU
Dalam pengujian CPU, kedua chipset menunjukkan performa single-core dan multi-core yang sangat mirip, dengan sedikit variasi tergantung pada optimalisasi perangkat lunak pada masing-masing smartphone. Hal ini berarti dalam penggunaan sehari-hari seperti menjelajah internet, menggunakan media sosial, dan melakukan multitasking ringan, pengalaman pengguna akan terasa sangat setara.
Namun, ketika menjalankan game berat yang membutuhkan daya grafis tinggi, GPU Adreno 619 pada Snapdragon 695 mungkin memberikan framerate yang sedikit lebih stabil atau tinggi pada pengaturan grafis yang setara. Meski demikian, Mali-G57 MC2 di Helio G99 tetap sangat kapabel untuk memainkan sebagian besar game populer dengan pengaturan menengah hingga tinggi tanpa masalah berarti.
Helio G99 vs Snapdragon 750G: Perbedaan Generasi
Selain Snapdragon 695, MediaTek Helio G99 juga dapat dibandingkan dengan Snapdragon 750G, meskipun yang terakhir ini merupakan chipset dari generasi yang sedikit lebih tua. Snapdragon 750G dibangun dengan proses 8nm dan memiliki CPU Kryo 570 (berbasis Cortex-A77 dan Cortex-A55) dengan kecepatan hingga 2.2 GHz.
Di sini, Helio G99 dengan proses fabrikasi 6nm yang lebih baru dan inti Cortex-A76 yang sedikit lebih modern, menunjukkan keunggulan dalam efisiensi daya dan kadang-kadang performa CPU yang sedikit melampaui 750G. Dalam hal GPU, Adreno 619 pada 750G juga merupakan pesaing kuat, namun perbedaan performa keseluruhan tidaklah terlalu signifikan.
Aspek Konektivitas dan Efisiensi Energi
Salah satu perbedaan paling mencolok di antara ketiga chipset ini adalah dukungan konektivitas 5G. Baik Snapdragon 695 maupun 750G mendukung jaringan 5G, sementara MediaTek Helio G99 secara eksklusif merupakan chipset 4G. Bagi pengguna di wilayah yang belum memiliki infrastruktur 5G atau yang tidak memprioritaskan fitur ini, ketiadaan 5G pada Helio G99 bukanlah kekurangan, melainkan faktor yang berkontribusi pada harga perangkat yang lebih terjangkau.
Proses fabrikasi 6nm Helio G99 memberikannya keunggulan dalam efisiensi daya dibandingkan dengan 8nm Snapdragon 750G, yang dapat menghasilkan masa pakai baterai yang lebih baik pada perangkat. Namun, Snapdragon 695 yang juga 6nm menawarkan efisiensi yang sangat mirip, menjadikan persaingan dalam hal daya tahan baterai ini sangat ketat.
Implikasi Bagi Pengguna: Memilih Smartphone yang Tepat
Memahami bahwa Helio G99 setara dengan Snapdragon 695 atau sedikit di atas 750G sangat membantu konsumen dalam membuat keputusan pembelian smartphone yang lebih cerdas. Jika prioritas utama adalah performa harian yang mulus, kemampuan gaming kasual hingga menengah, dan efisiensi baterai, perangkat dengan Helio G99 adalah pilihan yang sangat baik dengan nilai yang kompetitif.
Bagi pengguna yang membutuhkan konektivitas 5G di masa mendatang atau menginginkan sedikit keunggulan grafis dalam game berat tertentu, pilihan dengan Snapdragon 695 mungkin lebih tepat. Namun, perlu diingat bahwa perangkat dengan dukungan 5G cenderung memiliki harga jual yang sedikit lebih tinggi di pasaran.
Kesimpulan: Keseimbangan Performa dan Nilai Unggul
MediaTek Helio G99 telah membuktikan dirinya sebagai chipset yang sangat kompeten di segmen menengah, menawarkan performa yang sebanding dengan pesaing terkemuka dari Qualcomm. Ia memberikan pengalaman pengguna yang solid untuk berbagai aktivitas, mulai dari multitasking berat hingga sesi gaming yang intens.
Dengan perbandingan yang jelas terhadap Snapdragon 695 dan 750G, konsumen kini memiliki gambaran yang lebih transparan mengenai nilai dan kemampuan yang ditawarkan oleh Helio G99. Pilihan terbaik pada akhirnya sangat bergantung pada kebutuhan spesifik individu, preferensi konektivitas, serta anggaran yang tersedia untuk pembelian smartphone.







